Showing posts with label Artikel Dakwah. Show all posts
Showing posts with label Artikel Dakwah. Show all posts

Thursday, November 18, 2010

♥ kenape ALLAH temukan kita dengan orang yang SALAH ♥


Memang sakit bila cinta yg kita dambakan selama ini tak dihargai oleh insan yg bernama kekasih,apatah lagi kita dibuang begitu saja… tapi,itulah juga petanda terbaik untuk diri dan kehidupan kita pada masa akan datang.


1. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar,masih ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.


2. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik.



3. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH.


4. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK,KHAS UNTUK DIRI KITA.


5. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg hebat untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan…


6. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.


7. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.


8. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA ADA BERSAMA ALLAH.


9. memang ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL.


Wahai sahabat yg kecewa,menderita dan sengsara kerana cinta, fahamilah bahawa kehidupan kita makin sampai ke penghujungnya.


Hari esok pun kita sendiri tak pasti samada menjadi milik kita. Gapailah keredhaan ALLAH dengan melaksanakan suruhanNYA, dan meninggalkan laranganNYA..


PERCAYALAH sesungguhnya ALLAH malu untuk menolak permintaan hambaNYA yg menadah tangan meminta dengan penuh pengharapan HANYA kepadaNYA..

~ALLAH knows BESt!~♥


source: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000514453509&ref=sgm

Sunday, May 2, 2010

Rahasia Dalam Air Laut

Rahasia Dalam Laut


Allah Ta'ala berfirman: Dia membiarkan dua buah laut mengalir, kemudian keduanya bertemu; diantara keduanya ada batas yang tidak bisa dilampaui oleh masing-masingnya; maka nikmat Rabb-mu manakah yang kalian dustakan?; dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (Q.S. Ar-Rahmaan)

Maksudnya adalah bahwa kedua laut itu adalah asin. Sebab, ayat-ayat di atas berbicara tentang laut dan apa yang keluar dari salah satu laut berupa marjan dan dari laut lainnya lagi berupa mutiara. Laut yang pertama rasanya asin,< demikian juga yang kedua. Dan kapan manusia mengetahui bahwa laut yang asin itu berbeda-beda, dan bukannya laut yang memiliki kandungan sama. Hal ini tidak diketahui oleh manusia kecuali setelah mereka memasuki tahun 1942. Pada tahun 1873 manusia mengetahui bahwa ada tempat tertentu di dalam laut yang kandungan airnya berbeda-beda.

Ketika para peselancar melakukan selancar dan mengelilingi lautan dunia selama 3 tahun dengan menggunakan kapal, maka ini menjadi tonggak pembatas antara ilmu kelautan kuno, penuh dengan khurafat, dengan penelitian mendalam yang didasarkan kepada penelaahan atas fakta laut tersebut. Dan ini merupakan awal dari gelombang kemajuan ilmu pengetahuan bahwa laut yang asin memiliki kandungan air yang berbeda-beda. Dan sudah pernah dilakukan penelitian dan evaluasi terhadap penelitian ini bahwa air laut berbeda-beda kadar panas, berat jenis (BJ air), kandungan oksigen.

Dan pada tahun 1942, muncul untuk yang pertama kalinya sebuah hasil penelitian yang sangat panjang. Penelitian ini dilakukan oleh ratusan para peneliti dasar laut, dan mereka menemukan bahwa samudera atlantik bukanlah laut yang hanya merupakan satu lautan, akan tetapi samudera atlantik ternyata terdiri atas beberapa laut yang masing-masing berbeda. Masing-masing peneliti menemukan perbedaan dari masing-masing air laut yang mereka temui. Air laut di sebelah sana memiliki keistimewaan dan karakteristik tersendiri, demikian juga air laut bagian lainnya; masing-masing berbeda kadar suhu, BJ air, oksigennya, semuanya bersatu dalam satu samudera, altlantik......

Apalagi dengan laut-laut lain yang berbeda dan kemudian bertemu, seperti laut tengah, laut merah, laut atlantik, dan seperti laut merah dan teluk 'adn juga bertemu di satu tempat yang sempit.
Maka pada tahun 1942, untuk pertama kalinya kita mengetahui ada satu laut yang masing-masing bagian laut tersebut memiliki perbedaan dalam kandungan dan sifat-sifatnya, dan bertemu pada satu tempat tertentu.

Pada pakar kelautan (oceanolog) mengatakan bahwa sifat yang paling kentara dari laut dan airnya adalah bahwa laut dan airnya tidak pernah tetap ... tidak pernah tenang, dan hal yang paling terlihat adalah ia selalu bergerak, ... panjangnya, dan lebarnya, dan gelombang airnya, arah pergerakannya adalah diantara faktor-faktor yang sangat banyak yang mempengaruhi keadaan air laut.

Dari sini ada satu pertanyaan: Bila memang demikian keadaannya, maka kenapa air-air yang berbeda itu tidak bercampur dan tidak menyatu (melebur) menjadi satu jenis?" maka mereka pun mempelajari, meneliti, dan menelahnya. Dan akhirnya pun mereka menemukan jawabannya, yaitu bahwa ada "dinding air pembatas" yang memisahkan setiap pertemuan dua laut dalam satu tempat, baik di dasar samudera atau pun di dalam palung (jurang di dalam lautan). Tempat inilah yang ternyata memisahkan antara laut yang satu dengan laut yang lainnya. Akhirnya mereka pun dapat mengetahui batas laut ini dan bagaimana karakteristiknya. Akan tetepi dengan apakah mereka bisa mengetahuinya ? Apakah dengan kedua mata kita ...? Tidak, ... akan tetapi dengan meneliti secara mendetail dan rinci terhadap kandungan kadar garam, kadar suhu, BJ air. Dan hal-hal inilah yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang.

( Rabu, 24 Ramadhan 1424H/19112003M )

Dahsyatnya Air Zam-Zam

Benar, air zam-zam memiliki keistimewaan dalam zat-zat yang dikandungnya. Tentang hal ini, sejumlah peneliti dari Pakistan telah melakukan penelitian panjang dan akhirnya mereka menemukan hal ini. Dan Pusat Penelitian Haji pun sudah melakukan hal yang sama terhadap air zam-zam, maka mereka menemukan bahwa air zam-zam adalah air yang menakjubkan, berbeda dengan air pada umunya.

Sami Unqowy, Eng., Ketua Pusat Penelitian Haji, "Ketika kami melakukan penggalian untuk perluasan sumur zam-zam, maka setiap kali mengambil air zam-zam tersebut semakin bertambah air yang keluar, setiap kami mengambil airnya, bertambah pula air dari sumur zam-zam itu, ...maka kami menyibukkan diri untuk memompa (menyedot) air zam-zam itu dengan tiga kali sedotan agar kering sehingga memudahkan kami dalam memasang pondasi. Lalu, kami pun melakukan penelitian terhadap air zam-zam dari celah-celah mata airnya untuk mengetahui ada tidaknya bakteri. Maka, ternyata air zam-zam tesebut tidak mengandung satu jenis bakteri pun!! Murni dan bersih. Akan bisa terkontaminasi setelah dipindahkan pada bejana atau ember, maka polutan pun masuk kepadanya !! Akan tetapi air itu bersih dan suci tidak terdapat bakteri apapun. Ini adalah keistimewaan air zam-zam. Dan diantara keistimewaan lainnya adalah engkau masih bisa menikmati air zam-zam itu sampai sekarang, dan terus mengalir sejak zaman Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam sampai kini.

Berapa usia sumur biasa untuk tetap bisa mengeluarkan air ?? 50 tahun, 100 tahun, ... dikeduk airnya dan habis. Maka air zam-zam ini terus-menerus mengeluarkan air!!?.

Rasulullah bersabda, "Air zam-zam adalah sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya" (HR. Ahmad.
Benar, aku mengetahui ini dengan sebenar-benarnya tentang kisah seorang laki-laki asal Yaman, aku mengenalnya dan dia adalah sahabatku, dia adalah orang yang sudah tua, pandangan matanya sudah melemah... karena sebab usianya yang sudah lanjut, hampir saja ia tidak bisa melihat ! Ia selalu membaca Al-Qur'an, dan dia sangat bersemangat untuk selalu membacanya... dia selalu memperbanyak membacanya, di sisinya ada mushaf kecil; mushhaf kecil itu serasa tidak ingin berpisah dengannya, akan tetapi karena melemahnya kekuatan matanya, apa yang harus ia perbuat?! Ia pun berkata, "Katanya air zam-zam itu bisa jadi obat, maka akupun mendatangi zam-zam itu, lalu aku pun mengambil dan meminumnya, tiba-tiba aku pun mulai bisa melihat kembali tulisan mushhaf." Aku melihat ia pun mengambil mushhaf kecilnya dari saku dan membacanya. Ia pun berkata, "Ini berkat aku meminum air zam-zam itu.

Maka, .... wahai saudara-saudaraku yang mulia. Ini adalah hadits Rasulullah. Akan tetapi do'a syaratnya adalah pelakunya harus yakin doanya akan dikabulkan; ia memenuhi perintah Allah; orang yang berdo'a memenuhi syarat sebagaimana firman Allah:

وإذا سألك عبادي عني فإني قريب، أجيب الدعوة الداع إذا دعان، فليستجيبوا لي وليؤمنوا بي لعلهم يرشدون (البقرة: 186)

Dan jika para hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka jawablah bahwa Aku dekat; Aku mengabulkan do'anya orang-orang yang berdoa, maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan mengimani Aku agar mereka mendapat bimbingan (Q.S. Al-Baqarah: 186)
Sumber: Anta Tas'al wa Syaikh Al-Zindani Yujib haula Al-I'jaz Al-Ilmiy fii Al-Qur'an wa Al-Sunnah

Yusriyah Sembuh dari Penyakit Mata Sebelah Kirinya setelah Minum Air Zam-Zam

Seorang ikhwah yang baru pulang dari haji bercerita. Kata dia, "Seorang ibu yang mulia namanya Yusriyah Abdurrahman Hiraz ikut bersama kami melakukan haji dalam rombongan Departemen Wakaf Mu'jizat yang terjadi karena barokah air zam-zam. Ia berkata, "Yusriyah pernah menderita penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri nyamuk bertahun-tahun hingga menyebabkan migran (sakit kepala sebagian) sepanjang siang dan malam dan tidak mereda sedikitpun, ... sampai akhirnya mata kirinya tersebut tidak bisa melihat sama sekali karena adanya selaput putih di matanya. Maka ia pun pergi ke salah seorang dokter spesialis mata ternama. Tapi dokter tersebut mengatakan, "Tidak ada cara lain untuk menyembuhkan migran tersebut (sebagai efek sakit matanya) kecuali dengan menyuntik mata tersebut, akan tetapi itu pun akan berakibat kebutaan untuk selamanya.

Maka, Ny. Yusriyah semakin bertambah ketakutan mendengar perkataan dokter itu. Akan tetapi, ia adalah orang yang percaya benar dan merasa tenteram dengan rahmat Allah. Dan hal itu akan mendatangkan sebab pengobatan sakitnya, demikian seteah mendengar penegasan para dokter tentang sakit yang ia derita itu... Maka, ia pun berkeinginan untuk melakukan umrah, sehingga memungkinkan mendapat obat dan penawar langsung dari Allah di Baitullah Al-Haram.

Maka, ia pun datang ke Mekkah dan thawaf di Ka'bah -waktu itu belum ramai orang-orang besar demikian kata beliau- sehingga ia bisa mencium hajar aswad dan menyentuhkan matanya yang sakit padanya ... lalu ia pun pergi menuju air zam-zam dan meminum satu cangkir serta mencuci matanya dengan air zam-zam itu ... setelah itu, ia pun meneruskan sa'i, lalu kembali ke Ghandaq tempat ia memulai ihram.

Maka, aku menemuinya sekembalinya dari Ghandaq dan matanya yang sakit menjadi sehat sempurna, dan penyakit matanya pun hilang tanpa ada bekas sedikitpun.

Bagaimana mungkin penyakit bisa hilang (diangkat) tanpa ada operasi?? Dan, ... bagaimana mungkin pandangan matanya bisa kembali sehat seperti biasa tanpa diobati?? Dan ilmu kedokteran yang mengobati penderitaannya tidak mampu melakukan apapun,kecuali membenarkan keagungan Allah yang Maha Besar; bahwa ibu yang sakit ini, yang para dokter gagal membantu pengobatannya, telah diobati oleh Dzat Yang Maha Mengobati, ketika ia melakukan kunjungan ibada (Umrah), sebagaimana Rasululah kabarkan:

ماء زمزم لما شرب له، إن شربته تستشفي شفاك الله، وإن شربته لشبعك أشبعك الله - وإن شربته لقطع ظمئك قطعه الله، وهي هزمة جبريل وسقيا الله إسماعيل (رواه الدارقطني)

Air zam-zam tergantung niat orang yang meminumnya; jika engkau meniatkan dalam meminumnya untuk mengobatimu, maka Allah akan menyembuhkanmu; jika engkau niatkan agar engkau kenyang, maka Allah menjadikanmu kenyang; jika engkau meniatkannya untuk menghilangkan haus, maka Allah akan menghilangkan kehausanmu, dan zam-zam itu adalah cekungan yang dibuat oleh Jibril dan air yang mengalir yang Allah berikan kepada Ismail (HR. Daraquthni).

Keluarnya Batu Tanpa Operasi

Dan kisah seperti ini sert akisah-kisah lainnya pun kami pernah mendengarnya dari sahabat-sahabat kami, atau pun kami membacanya. Dan itu semua meskipun menunjukkan kepada sesuatu hal, akan tetapi itu menunjukkan atas benarnya perkataan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang sumur yang penuh barakah ini (zam-zam).

Yang mengisahkan cerita ini adalah Dr. Farouq 'Antar.
Beliau berkata, "Aku telah menderita kencing batu selama bertahun-tahun. Para dokter menyatakan tidak mampu mengeluarkannya kecuali dengan operasi. Akan tetapi aku mengurungkan niat operasi itu dua kali... kemudian aku aku berniat untuk melakukan umrah... , dan aku memohon kepada Allah agar memberikan kesembuhan kepadaku tanpa operasi.

Maka, Dr. Farouq pun pergi ke Mekkah, dan melakukan umrah di sana serta minum air zam-zam, mencium hajar aswad, sholat dua rakaat sebelum keluar dari Masjidil Haram, maka tiba-tiba ia merasakan sesuatu di kantung kemihnya, maka ia pun bergegas ke kamar kecil. Maka, ternyata sesuatu yang menakjubkan telah terjadi, keluar batu yang lumayan besar, dan ia pun sembuh tanpa harus masuk ke ruang operasi.
Dan sungguh ketika keluarnya batu telah mengejutkan dirinya dan para dokter yang selalu mengikuti perkembangan kesehatannya.

Penerjemah: Abu Muhammad ibn Shadiq ( jum'at, 09-01-2004M / 17-11-1424 )

Sunday, April 25, 2010

Wudhu Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit Kulit

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((من توضأ فأحسن الوضوء خرجت خطاياه من جسده حتى تخرج من تحت أظفاره )) رواه مسلم
قال رسول الله صلى الله علي
Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya". HR.
Muslim.
وقال أيضا: ((إن أمتي يدعون يوم القيامة غرا محجلين من آثار الوضوء، فمن استطاع منكم أن يطيل غرته فليفعل )) متفق
عليه.
Rasulullah bersabda, "Sungguh ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhu'nya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah. (HR. Bukhari dan Muslim).
Ilmu kontemporer menetapkan -setelah melalui percobaan mikroskopi terhadap tumbuhnya mikroba pada orang yang berwudhu' secara teratur dan juga kepada yang tidak teratur- bahwasannya orang yang selalu berwudhu maka mayoritas hidung mereka menjadi bersih, tidak terdapat berbagai mikroba. Oleh karena itu, adanya mikroba yang menempel pada mereka hilang sama sekali ketika mereka membersihkan hidung, dibandingkan dengan orang yang tidak berwudhu' maka tumbuh pada hidung mereka berbagai mikroba dalam jumlah yang besar yang termasuk jenis mikroba berbentuk bulat dan berklaster yang sangat berbahaya ... dan mikroba yang cepat menyebar dan berkembang-biak ... dan mikroba lainnya yang menyebabkan banyak terjadinya berbagai penyakit. Dan sudah jelas bahwasannya proses keracunan itu terjadi adanya perkembangan berbagai mikroba yang berbahaya bagi rongga hidung, kemudian sampai ke tenggorokan untuk kemudian terjadi berbagai peradangan dan penyakit, apalagi jika sampai masuk ke peredaran darah!!

Oleh karena itu, disyari'atkan untuk melakukan istinsyaaq (menghirup air ke dalam hidung) sebanyak 3 kali kemudian menyemburkannya (tetap dengan hidung) setiap kali wudhu. Adapun berkumur-kumur itu dimaksudkan untuk menjaga kebersihan mulut dan kerongkongan dari peradangan dan pembusukan pada gusi, serta menjaga gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel gigi. Dan sudah terbukti secara ilmiah bahwa 90% orang yang mengalami kerusakan gigi jika saja mereka mau perhatian terhadap kebersihan mulutnya ketika dahulu rusak gigi-gigi mereka, dan adanya pembusukan yang terjadi disebabkan oleh makanan dan air liur dan bercampur dalam perut dan menuju ke darah. Dan dari darah itulah kemudian menyebar ke seluruh organ dan kemudian menyebabkan berbagai penyakit.
Dan sungguh, berkumur-kumur akan menyegarkan berbagai organ yang ada di wajah dan menjadi cerah. Dan uji-coba ini belum pernah dikemukakan oleh para dosen olah raga kecuali sedikit. Hal ini karena mereka hanya memperhatikan kepada organ-organ tubuh yang besar. Dan membasuh wajah dan kedua tangan sampai siku, serta kedua kaki memberikan manfaat untuk menghilangkan debu-debu dan berbagai bakteri, apalagi dengan membersihkan badan dari keringat dan kotoran lainnya yang keluar melalui kulit.
Dan juga, sudah terbukti secara ilmiah tidak akan menyerang kulit manusia kecuali apabila kadar kebersihan kulitnya rendah. Sebab manusia apabila lama beraktivitas tanpa membasuh anggota badanya, maka kulit akan mengalami berbagai peradangan yang menyerang permukaan kulit, seperti kudis. Dan kudis ini menyerang ujung jari-jari yang sebagian besar tidak dalam keadaan bersih, sehingga masuklah berbagai mikroba ke dalam kulit.
Oleh karena itu, bertumpuk-tumpuknya peradangan sangat mengundang mikroba untuk berkembang-biak dan menyebar. Maka, wudhu' telah mendahului Ilmu Pektrologi modern dan para pakar yang menggunakan karantina sebagai media untuk mengetahui berbagai mikroba dan jamur-jamur yang menyerang kulit orang-orang yang tidak suka dengan kebersihan, dimana kebersihan ini semakna dengan wudhu dan mandi dan dengan uji-coba dan penelitian.
Penelitian dan uji coba ini memberikan manfaat yang lain:
Bahwa kedua tangan banyak membawa mikroba yang terkadang berpindah ke mulut atau hidung apabila tidak dibasuh. Oleh karena itu, sangat ditekankan untuk membersihkan kedua tangan terlebih dahulu sebelum melakukan wudhu'. Dan ini menambah jelas kepada kita sabda
Rasulullah:
(( إذا استيقظ أحدكم من نوميه فلا يغمس يده في الإناء حتى يغسلها ثلاثا ))
Apabila salah seorang diantara kalian bangun dari tudir, maka janganlah mencelupkan kedua tangannya ke bejana (tempat air) sebelum mencucinya terlebih dahulu tiga kali.


Dan sudah terbukti juga bahwa peredaran darah pada organ tangan bagian atas dan lengan bawah serta organ-organ bagian bawah seperti kedua kaki dan kedua betis adalah organ-organ yang paling lemah dibandingkan organ tubuh lainnya karena jauhnya dari pusat peredaran darah, jantung. Maka apabila kita membasuhnya diserta menggosoknya, maka akan menguatkan peredaran darah pada organ-organ tersebut sehingga membantu kita menambah tenaga dan vitalitas. Dan dari itu semua, maka terketahuilah mukjizat disyari'atkannya wudhu' di dalam Islam.
Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah
Muhammad Kamil Abd Al-Shomad
Dr. Ahmad Syauqy Ibrahim, Anggota Ikatan Dokter Kerajaan Arab Saudi di London dan Penasihat Penderita Penyakit Dalam dan Penyakit Jantung mengatakan, "Para Pakar sampai berkesimpulan bahwa mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan bisa mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan menjadi rileks syaraf-syaraf dan otot, hilangnya kenaikan detak jantung dan nyeri-nyeri otot, kecemasan, dan insomnia (susah tidur)". Hal ini dikuatkan oleh salah seorang pakar dari Amerika dengan ucapannya, "Air mengandung kekuatan magis, bahkan membasuhkan air ke wajah dan kedua tangan -yang dimaksud adalah aktivitas wudhu'- adalah cara yang paling efektif untuk relaksasi (menjadikan badan rileks) dan menghilangkan tensi tinggi (emosi).
Sungguh, Maha Suci Allah Yang Maha Agung ...


Saturday, March 13, 2010

Tips Menghafaz Al-Quran


Sebenarnya menghafal al-Quran ni bukanlah sukar sangat,yang penting kemahuan dan cita-cita mengatasi segalanya.


1-BETULKAN NIAT


Ramai orang yang menghafaz al-Quran tidak menjaga niat mereka. Ada diantara kita yang menghafaz al-Quran semata-mata untuk memenuhi kehendak sukatan pelajaran. Perkara ini banyak berlaku dipusat pengajian tinggi yang menghafaz hanya sekadar untuk meluluskan diri dalam peperiksaan.Dari sudut peperiksann itu adalah normal dan amat baik tetapi dari sudut keagamaan ia bertentangan dengan konsep penghafazan al-Quran. Sebenarnya, kita mesti menjaga niat menghafaz al-Quran hanya untuk meraih keredhaan ALLAH, semoga ia mampu menolong kita untuk memasuki Jannah-Nya dan mendapat keampunan buat diri dan
seluruh keluarga kita,amin.


2-ISTIQAMAH

Setiap ibadat itu, perlukan sifat istiqamah atau berterusan. Di dalam penghafazan al-Quran, istiqamah merupakan asas tunjang yang amat kuat. Tanpa istiqamah, PERCAYALAH, hafazan seseorang itu akan rosak dan hilang begitu sahaja. Para penghafaz sudah tentu tahu hukum menghafaz al-Quran kemudian diabaikan sehingga lupa. Sebagai contoh, istiqamah dalam muraja'ah atau mengulang sejuzuk sehari,insyaALLAH hafazan kita akan ingat berkekalan jika ISTIQAMAH.


3-BERAMAL

Beramal dengan setiap ayat yang dihafaz adalah salah satu syarat untuk menjadi penghafaz cemerlang. Setiap ayat mestilah difahami maknanya dan diteliti takwilnya agar kita mendapat kefahaman yang betul berlandaskan syariat. Sebahagian ayat al-Quran menyeru melakukan kebaikan dan sebahagian lagi menyeru meninggalkan kemungkaran. Oleh itu ,berpeganglah dengan apa sahaja yang diperintahkan al-Quran, mengikut kemampuan yang kita miliki. Kita akan dapati betapa manisnya nikmat menghafaz al-Quran jika kita tahu kelebihannya.


4-PERDENGARKAN BACAAN KEPADA TEMAN

Gunakan sedikit masa yang ada untuk memperdengarkan bacaan kepada teman (yang juga menghafaz al-Quran) kerana ini akan menjaga hafazan agar tidak mengalami kesilapan.
Kita mungkin tidak sedar jika kita membaca dengan silap. Jika diteruskan kesilapan itu takut akan bertapak dengan kuat dihati kita.Ini akan mengundang masalah untuk membetulkannya.Tetapi jika selalu diperdengarkan kepada teman-teman insyaALLAH kesilapan akan dapat diperbaiki sebelum melekat di ingatan.


5-SETIA PADA SEBUAH AL-QURAN

Mungkin ini pelik bagi orang biasa, namun tidak pelik bagi penghafaz al-Quran.Tabiat suka menukar al-Quran masa ke semasa boleh menganggu hafazan kita. Ia akan memeningkan kita dari segi mengingati struktur ayat, kerana setiap al-Quran mempunyai pelbagai saiz. Ia juga mempunyai perbezaan dari segi waqaf dan sebagainya. Ini akan membuatkan kita ragu dengan hafazan sendiri. Seeloknya, kita mesti tetap berpegang kepada satu al-Quran sahaja sehingga hafazan kita benar-benar kukuh dan bersemadi di hati. Disamping kita menetapkan fokus struktur ayat, ia juga akan menjadi berkat.


6-ULANGI BACAAN SETIAP HARI

Bagi memantapkan hafazan, kita wajib mengulang hafazan lalu setiap hari, jangan sesekali menjalani hidup tanpa muraja'ah kerana ini akan melunturkan hafazan sedikit demi sedikit. Kata seorang ulama', sehari kita meninggalkan al-Quran seminggu dia akan meninggalkan kita, seminggu kita meninggalkannya sebulan dia akan meninggalkan kita pula, apatah lagi jika meninggalkan sebulan, maka setahun jadinya. Perkara ini sudah tentu dirasai penghafaz al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pedoman agar kita tidak meninggalkan muraja'ah.


7-ULANGI BACAAN DLM SOLAT


Mengulang hafazan didalam solat seharian akan menguatkan ingatan kita terhadap ayat-ayat al-Quran yang telah dihafaz. Jangan biasakan diri membaca ayat-ayat lazim sahaja, biasakan diri membaca surah-surah yang telah dihafaz dalam solat. Ini akan mengukuhkan lagi ingatan hafazan kita, kerana waktu itu kita tidak memegang al-Quran ditangan,dan akan menjadi khusyuk di dalam bacaan dan berusaha untuk membacanya dengan baik supaya tidak merosakkan pahala solat kita. Ini adalah salah satu latihan buat huffazul Quran agar membiasakan diri mengulangi tanpa berpegang kepada kitab al-Quran kerana orang yang mengulang hafazan tanpa al-Quran ditangan lebih hebat dari yang mengulang dengan al-Quran ditangan.

Sebagai panduan yang bukan sahaja untuk semua malah para hamlatal Quran lainnya. Sesungguhnya nikmat kemanisannya sukar untuk diungkapkan dengan kata-kata.

Gempa dan Ayat-Ayat Allah

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah SWT. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar (di antaranya lewat pesan singkat) yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surah dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah SWT. Demikian ayat-ayat Allah SWT tersebut:

17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengankeadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”

Tiga ayat Allah SWT di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa di Sumatera (2009), berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya.

Friday, March 12, 2010

10 Perangkap Syaitan

ALLAH berfirman yang bermaksud: "Syaitan memberikan janji yang membangkitkan angan-angan kosong kepada mereka. Walhal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka kecuali tipu daya belaka. Tempat mereka itu ialah di neraka jahanam dan mereka tidak memperoleh tempat untuk lari daripadanya.'' ( An-Nisa': 120-121).
Keterbukaan manusia mengundang kehadiran syaitan ke dalam diri masing-masing, sebenarnya ada kaitannya dengan sifat mazmumah yang diamalkan dalam kehidupan seharian. Melalui berbagai jenis sifat mazmumah itulah sama ada kita sekedar atau tidak, kita sebenarnya telah menyediakan ruang kepada syaitan untuk menapak dalam diri. Apabila syaitan sudah meraja dalam diri, seseorang individu itu akan sanggup melakukan apa juga perbuatan keji dan mungkar karena keinginan nafsu akan menjadi sebati dengan sifat jahat syaitan itu sendiri.

Hati, suatu organ istimewa kurniaan Allah kepada manusia, pada saat dan waktu itu juga akan mula goyah apabila sedikit demi sedikit syaitan durjana mula merayap untuk menguasai tunjang di dalam badan manusia tersebut. Berlumba-lumbalah nanti para syaitan untuk memenangi dan menguasai hati manusia. Mereka akan sedaya upaya menawan hati tersebut dan memujuk nurani manusia untuk melanggar segala perintah Allah. Beruntunglah golongan manusia yang berupaya menangkis godaan tersebut.

Mengikuti para ulama, syaitan akan menguasai tubuh badan manusia melalui sepuluh pintu:

1. Melalui sifat bohong dan angkuh

Dua sifat inilah yang amat mudah tersemai dan menyubur dalam diri manusia. Ia berpunca daripada keegoan manusia itu sendiri yang lazimnya akan mudah hanyut ketika dilimpahi kemewahan dan kesenangan.

2. Melalui sifat bakhil dan kedekut

Setiap harta benda dan kemewahan yang diperoleh adalah kurniaan Allah yang seharusnya dibelanjakan ke jalan yang hak. Ia boleh digunakan untuk membantu kesempitan hidup orang yang memerlukan sama ada melalui kewajipan berzakat atau bersedekah.

3. Melalui sifat takbur dan bongkak

Sifat ini selalunya bertapak dalam diri seseorang manusia yang merasakan dia sudah memiliki segala-galanya dalam hidup ini. Mereka terlupa bahawa kesenangan dan kenikmatan yang dikurniakan itu boleh ditarik oleh Allah pada bila-bila masa saja.
Allah SWT berfirman yang bermaksud: "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang takbur.'' (An-Nahl:23)
4. Sifat khianat

Khianat yang dimaksudkan bukan sahaja melalui perbuatan merusakkan sesuatu yang menjadi milik orang lain, tetapi juga mengkhianati hidup orang lain dengan tidak mematuhi sebarang bentuk perjanjian, perkongsian dan sebagainya.

5. Sifat tidak suka menerima ilmu dan nasihat


Junjungan RasuluLlah s.a.w. selalu menasihati para sahabat baginda agar menjauhkan diri masing-masing daripada menjadi golongan manusia yang dibenci Allah,yaitu golongan yang tidak suka diri mereka dinasihati atau mendengar nasihat orang lain.

6. Melalui sifat hasad

Perasaan hasad dengki selalunya akan diikuti dengan rasa benci dan dendam yang berpanjangan.
Rasulullah s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud: "Hindarilah kamu daripada sifat hasad kerana ia akan memakan amalan kamu sebagaimana api memakan kayu yang kering " (Riwayat Bukhari dan Muslim).
7. Melalui sifat suka meremehkan orang lain

Sifat ego manusia ini selalunya akan lahir apabila seseorang individu itu merasakan dirinya sudah sempurna jika dibandingkan dengan orang lain. Orang lain dilihat terlalu kecil dan kerdil jika dibandingkan dengan apa yang dia miliki. Abu Umamah pernah meriwayatkan bahawa
RasuluLlah s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud: "Tiga kelompok manusia yang tidak boleh dihina kecuali orang munafik yaitu orang tua Muslim, orang yang berilmu dan imam yang adil.'' (Riwayat Muslim).

8. Melalui sifat ujub atau bangga diri

Menurut Imam Ahmad,
Rasulullah s.a.w. telah bersabda yang bermaksud: "Jangan kamu bersenang lenang dalam kemewahan karena sesungguhnya hamba Allah itu bukan orang yang bersenang-senang sahaja.'' (Riwayat Abu Naim daripada Muaz bin Jabal)
9. Melalui sifat suka berangan-angan

Islam adalah anti kemalasan. Orang yang berat tulang untuk berusaha bagi mencapai kecemerlangan dalam hidup akan dipandang hina oleh Allah dan manusia. Mereka lebih gemar berpeluk tubuh dan menyimpan impian yang tinggi tetapi amat malas berusaha untuk memperolehnya.


10. Melalui sifat buruk sangka

Seseorang yang suka menuduh orang lain melakukan sesuatu kejahatan tanpa diselidiki terlebih dulu amat dicela oleh Islam.
Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: ''Nanti akan ada seseorang berkata kepada orang ramai bahawa mereka sudah rosak. Sesungguhnya orang yang berkata itulah sebenarnya yang telah rosak dirinya.'' (Riwayat Muslim)

Pesanan Terakhir Rasulullah Pada 9 Zulhijjah




PADA hari ini, 9 Zulhijjah, Nabi Muhammad SAW meninggalkan pesanan terakhir dalam khutbah Baginda di Lembah Uranah, Gunung Arafah, berhampiran kota Makkah.

Khutbah terakhir Baginda pada tahun ke-10 hijrah berbunyi:"Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yang hendak aku katakan.

"Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas ini.

"Oleh itu, dengarlah dengan teliti kataku dan sampaikan ia kepada orang yang tidak dapat hadir di sini pada hari ini.

"Wahai manusia, sebagaimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci.

"Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.''

"Janganlah kamu menyakiti sesiapa pun supaya orang lain tidak menyakiti kamu lagi.

"Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan di atas segala amalan kamu.

"Allah mengharamkan riba, justeru, segala urusan membabitkan riba dibatalkan mulai sekarang.

"Berwaspadalah terhadap syaitan demikeselamatan agama kamu.

"Dia (syaitan) sudah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara kecil.

"Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu, maka mereka juga mempunyai hak di atas kamu.

"Jika mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu, maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.

"Layani wanita kamu dengan baik, berlemah-lembutlah dengan mereka karena sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia.

"Dan hak kamu atas mereka adalah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

"Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sembahyang lima kali sehari, berpuasa pada Ramadan dan tunaikan zakat daripada harta kekayaan kamu.

"Kerjakanlah `ibadat haji' jika kamu mampu.

"Ketahuilah bahawa setiap Muslim ialah saudara kepada Muslim lain.

"Kamu semua adalah sama, tidak seorang pun lebih mulia daripada yang lain kecuali dalam takwa dan beramal soleh.

"Ingatlah, bahawa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan di atas segala apa yang kamu kerjakan.

"Oleh itu, awasilah supaya jangan sekali-kali kamu terkeluar daripada landasan kebenaran selepas kewafatanku.

"Wahai manusia, tidak ada lagi nabi atau rasul yang akan datang selepas aku dan tidak akan lahir agama baru.

"Oleh itu, wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kataku yang sudah aku sampaikan kepada kamu.

"Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang jika kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, nescaya kamu tidak akan tersesat untuk selama-lamanya.

"Itulah al-Quran dan sunnahku, hendaklah orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain.

"Semoga orang yang terakhir lebih memahami kataku daripada mereka yang terus mendengar dariku.

"Saksikanlah Ya Allah, bahwasanya sudah aku sampaikan risalah-Mu kepada hamba-Mu."



19 HADIS MENGENAI WANITA

*Jika para pembaca mendapati mana-mana hadis di bawah adalah hadis palsu @ bukan hadis,mohon diperbetulkan di bhgn komen. Terima kasih.

1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayangnya yang lebih kuat daripada lelaki.

Ketika ditanya kepada Rasulullah s.a.w. akan hal tersebut, jawab Baginda s.a.w., "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah s.w.t. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEit2MfoNH-M9QuOV0G4efvsCEj7nXaV4W_jyfeFE_8J9MVrtDe0VzXA5M3gDAu6adjqyMQfVtjCmEy1XUJPQCg3Y60qOWjlRUyoypk0HeMamsyJX-RnVBTMgtTOyUHCKqJ-th2lHvv8Qa8/s320/ummi.jpg

3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah s.w.t. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah s.w.t.

4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah s.w.t. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah s.w.t.

Ummi

Ummi yaa lahnan a'syaqohu

wanasyidan dauman ansyuduhu

Fikulli makanin adzkuruhu

wa-azhollu azhollu uroddiduhu


Ummi yaa ruuhi wa-hayati

yaa bahjata nafsi wamunaati

Unsi filhadhiri wal-ati...


Allohu ta'aala aushoni

fissirri walau fil i'laani

Bilbirri laki wal-ihsaani...


Ismuki manquusyun fi qolbi

Hubbuki yahdini fi darbi

wadu'a-i yahfazhuki robbiy...

7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah s.w.t. dan orang yang takutkan Allah s.w.t., akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah). Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.

9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah s.w.t. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

10. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.

11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang soleh.

12.

Aisyah berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah s.a.w, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab Rasulullah s.a.w., "Suaminya". "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah s.a.w, "Ibunya".

13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.

15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

16. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Nabi s.a.w) di dalam syurga.

18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.

http://www.al-islam.org/gallery/kids/Clipart/children/0781.JPG

19.

Daripada Aisyah r.a. "Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka."

http://img517.imageshack.us/img517/462/gadisayufg7.jpg

Sekian, Wallahu a'lam.

sumber: http://remajaislami.multiply.com/

Saturday, February 27, 2010

Hukum Merayakan Ulang Tahun

Dalam catatan di Tabloid NOVA, 679/XIV, 4 Maret 2001, ternyata tradisi perayaan ulang tahun sudah ada di Eropa sejak berabad-abad silam. Orang-orang pada zaman itu percaya, jika seseorang berulang tahun, setan-setan berduyun-duyun mendatanginya. Nah, untuk melindunginya dari gangguan para makhluk jahat tersebut, keluarga dan kerabat pun diundang untuk menemani, sekaligus membacakan doa dan puji-pujian bagi yang berulang tahun. Pemberian kado atau bingkisan juga dipercaya akan menciptakan suasana gembira yang akan membuat para setan berpikir ulang ketika hendak mendatangi orang yang berulang tahun. ini memang warisan zaman kegelapan Eropa.

Berdasarkan catatan tersebut, awalnya perayaan ulang tahun hanya diperuntukkan bagi para raja. Mungkin, karena itulah sampai sekarang di negara-negara Barat masih ada tradisi mengenakan mahkota dari kertas pada orang yang berulang tahun. Namun seiring dengan perubahan zaman, pesta ulang tahun juga dirayakan bagi orang biasa. Bahkan kini siapa saja bisa merayakan ulang tahun. Utamanya yang punya duit.

Jadi, Tradisi Ulang Tahun sama sekali tidak memiliki akar sejarah dalam islam. Islam tak pernah diajarkan untuk merayakan ulang tahun. Kalo pun kemudian ada orang yang berargumen bahwa dengan diperingatinya Maulid Nabi, hal itu menjadi dalil kalo ulang tahun boleh juga dalam pandangan Islam. Maka ini adalah argumen yang gegabah

Karena pasti Rasulullah SAW sendiri tak pernah mengajarkan kepada kita melalui hadisnya untuk merayakan maulid Nabi. Maulid Nabi, itu bukan untuk diperingati, tapi tadzkirah, alias peringatan. Maksudnya? Kalo kita baca buku tarikh Islam, di situ ada catatan bahwa Sultan Shalahuddin al-Ayubi amat prihatin dengan kondisi umat Islam pada saat itu. Di mana bumi Palestina dirampas oleh Pasukan Salib Eropa. Sultan Shalahuddin menyadari bahwa umat ini lemah dan tidak berani melawan kekuatan Pasukan Salib Eropa yang berhasil menguasai Palestina, lebih karena mereka udah kena penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Mereka bisa begitu karena mengabaikan salah satu ajaran Islam, yakni jihad. Bahkan ada di antara mereka yang nggak ngeh dengan perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Untuk menyadarkan kaum muslimin tentang pentingnya perjuangan, Sultan Shalahuddin menggagas ide tersebut, yakni tadzkirah terhadap Nabi, yang kemudian disebut-entah siapa yang memulainya-sebagai maulid nabi. Tujuan intinya mengenalkan kembali perjuangan Rasulullah dalam mengembangkan Islam ke seluruh dunia. Singkat cerita, kaum muslimin saat itu sadar dengan kelemahannya dan mencoba bangkit. Karuan aja, berkobarlah semangat jihad dalam jiwa kaum muslimin, dan bumi Palestina pun kembali ke pangkuan Islam, tentu setelah mereka mempecundangi Pasukan Salib Eropa. Jadi Maulid nabi bukan dalil dbolehkannya pesta ultah.

Kita kembali ke soal pesta ultah ini. Jadi pesta ultah itu bukan warisan Islam. Tapi warisan asing, alias ajaran di luar Islam. Lalu gimana kalo kita melakukannya? Berdosakah?karena tradisi itu adalah tradisi orang-orang Eropa, yang saat itu berkembang ajaran Kristen, maka pesta ultah tentu saja merupakan tradisi kaum non-muslim. Kalo kita melakukannya? Dosa dong.
Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dalam golongan mereka.” (HR. Abu Dawud).

Rasulullah SAW bersabda : “Kamu telah mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga jika mereka masuk ke dalam lubang biawak, kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya : Wahai Rasulullah, apakah yang engkau maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi?” (HR. Bukhari Muslim).
Dari sini jelas bahwa hukum merayakan Ulang Tahun adalah HARAM!. BERDOSA!!!

Mungkin ada pertanyaan begini, “Bolehkah merayakan ulang tahun dalam arti berdoa atau mendoakan agar yang berulang tahun selamat, sehat, takwa, panjang umur, dan seterusnya. Semua itu dilakukan dengan cara dan isi doa yang syar’i, tanpa upacara tiup lilin dan sebagainya seperti cara Barat, lalu dilanjutkan acara makan-makan. Bolehkah?”

Jawabannya, berdoa dan makan-makan adalah halal. Tetapi bila dilakukan pada hari seseorang berulang tahun, maka akan terkena hukum haram ber-tasyabbuh bil kuffar. Jadi di sini akan bertemu hukum haram dan halal. Dalam kondisi seperti ini wajib diutamakan yang haram daripada yang halal sebab kaidah syara’ menyebutkan : “Idza ijtama’a al halaalu wal haraamu, ghalaba al haramu al halaala.” Artinya, “Jika bertemu halal dan haram (pada satu keadaan) maka yang haram mengalahkan yang halal.” (Kitab as-Sulam, Abdul Hamid Hakim).

Dengan demikian, jika merayakan ultah diartikan sebagai “berdoa dan makan-makan”, dan dilaksanakan pada hari ultah, hukumnya haram, sesuai kaidah syar’i di atas. Akan tetapi jika dilaksanakan bukan pada hari ultah, maka hukumnya –wallahu a’lam bi ash shawab– menurut pemahaman kami adalah mubah secara syar’i. Sebab hal itu tidak termasuk tasyabbuh bil kuffar karena yang dilakukan pada faktanya adalah “berdoa plus makan-makan”, yang mana keduanya adalah boleh secara syar’i. Lagi pula hal itu dilakukan tidak pada hari ultah sehingga di sini tidak terjadi pertemuan halal dan haram sebagaimana kalau acara tersebut dilaksanakan pada hari ultah. Wallahu a’lam.

Allah SWT Berfirman : “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. ali Imrân [3] : 85).

Allah SWT juga berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya.” (QS. al-Isrâ’ [17] : 36).
Rasullah SAW bersabda: ''Belum sempurna keimanan salah seorang di antara kalian, sebelum hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (Al-Qur’an).'' (Hadits ke-41 dalam Hadits al-Arba’in karya Imam Nawawi).

Ketika ALLAH berkata 'TIDAK!'

Ya Allah ambillah kesombonganku dariku
Allah berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat
Allah berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."

Ya Allah beri aku kesabaran
Allah berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."

Ya Allah beri aku kebahagiaan
Allah berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu."

Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan
Allah berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku."

Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat
Allah berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."

Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku
Allah berkata... "Akhirnya kau mengerti !"
Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya. Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali -- orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.

Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan. Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan pilek, lalu kita melihat tukang es. Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat itu. Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang paling baik bagi kita. Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya. Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu. Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan terus berdoa.

DOSA YANG LEBIH HEBAT DARIPADA BERZINA!!!

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping Dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s.

Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”. Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala IA berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.” “Apakah dosamu wahai wanita ayu?” tanya Nabi Musa as terkejut. “Saya takut mengatakannya.” jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa. Maka perempuan itu pun terpatah bercerita, “Saya ……telah berzina.” Kepala Nabi Musa terangkat, hatinya tersentak.

Perempuan itu meneruskan, “Dari perzinaan itu saya pun……lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya……. Cekik lehernya sampai……tewas”, ucap wanita itu seraya menagis sejadi-jadinya. Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia menghardik, ''Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”…teriak Nabi Musa sambil memalingkan Mata karena jijik.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit Dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan IA tak tahu mau di bawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertobat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina Dan pembunuh itu?” Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

“Betulkah Ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista itu?” “Ada!” jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran. “Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja Dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina.'' Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut.

Nabi Musa menyadari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja Dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib Dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur Dan memerintah hamba-Nya. Sedang orang yang bertobat Dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya Dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.

Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH > Abdurrahman Arroisy)
Hadist Nabi SAW : ''Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi Dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah. Dalam hadist yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 Hari, sedangkan satu Hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.''
Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita pezina dan 2 hadist Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi Kita Dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.

1 Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

1 Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat
Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjeremuskan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan do'anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.

1. Melakukan 12 rakaat sunnah rawatib. Yakni, 2 rakaat sebelum subuh, 4 rakaat sebelum zuhur, 2 rakaat bada zuhur, 2 rakaat setelah maghrib, dan 2 rakaat setelah isya.
Manfaat yang diharapkan: Allah akan membangunkan sebuah rumah di surga bagi orang yang senantiasa melakukannya.
Rasulullah SAW bersabda: ''Barangsiapa yang sholat dalam 1 hari sebanyak 12 rakaat, sunnah, Allah akan bangunkan baginya rumah di surga.'' (HR Muslim)

2. Sholat 2 rakaat tahajjud. Faidah yang diharapkan: Dikabulkannya do'a, diampunkannya dosa, dan dicukupi Allah kebutuhannya.
Sabda Rasulullah saw, ''Allah SWT turun setiap malam ke langit dunia, di saat sepertiga malam terakhir dan mengatakan, Siapa yang berdo'a kepadaku, pasti aku kabulkan. Siapa yang meminta padaku, pasti aku berikan, dan siapa yang memohon ampun padaku, pasti aku ampuni.'' (HR. Bukhari)

3. Melakukan sholat duha 2 rakaat, 4 rakaat atau 8 rakaat. Manfaat yang diharapkan: Bernilai shadaqah dari seluruh persendian tulang.
Rasulullah saw bersabda, ''Setiap persendian kalian adalah shodaqoh, setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah sadakah, setiap anjuran pada kebaikan adalah sadakah, setiap larangan dari yang mungkar adalah shodaqoh, dan semuanya akan mendapat ganjaran yang sama dengan melakukan shalat dua rakaat dari shalat duha.''

4. Membaca surat Al-Mulk. Manfaat yang diharapkan: Diselamatkan dari adzab kubur.
Rasulullah saw bersabda, ''Sesungguhnya ada salah satu surat dri Al Qur`an yang terdiri dari 30 ayat. Ia akan memberi syafaat padaseseorang dengan pengampunan dosa. Yaitu surat tabarakallazibiyadihil mulk.'' (HR Turmudzi dan Ahmad. Turmudzi mengatakan, ini adalah hadits hasan)

5. Mengatakan : Laailaaha illallah wah dahu laa syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa hua ala kulli syaiin qadir dalam satu hari seratus kali. Manfaat yang diharapkan: Terpelihara dari gangguan syaitan selama satu hari, dihapuskan 100 kesalahan dan memperoleh 100 kebaikan.
Rasulullah saw bersabda, ''Barangsiapa yang mengatakan 'Laa ilaaha illallah wah dahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ala kulli syaiin qadiir', maka ia akan mendapat pahala seperti membebaskan 10 budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapuskan 100 kesalahannya, dan ia akan terpelihara dari syaitan pada hari itu sampai sore, dan tidak ada seorangpun yang lebih baik dari apa yang ia peroleh dari hari itu, kecuali ada orang yang beramal lebih dari itu.''

6. Shalawat atas Nabi Muhammad SAW sebanyak 100 kali.
Faidah yang diharapkan: Bebas dari bakhil dan mendapat balasan shalawat dari Allah swt.
Rasulullah saw bersabda, ''Barangsiapa yang bershalawat atas diri saya maka Allah akan mendo'akannya sebanyak sepuluh kali.'' (HR. Muslim)

Hadits Rasulullah SAW, ''Orang yang bakhil adalah orang yang bila namaku disebut di hadapannya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku'' (HR Turmudzi)
7. Mengatakan Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil aziim.
Faidah yang diharapkan: Ditanamkan di surga untuk yang melakukannya 100 batang pohon.
Rasulullah saw bersabda, ''Barangsiapa yang melazimkan istighfar, maka Allah akan memberikan padanya jalan keluar di setiap kesempitan, penyelesaian dari setiap kegundahan, dan diberikan rizki dari sesuatu yang tidak diduga-duga.'' (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Hakim)


Selain tujuh amalan di atas, tentu saja kita harus mengerti bahwa iman dalam Islam bukanlah sekedar sholat, dzikir dan bacaan Al Quran, tapi mencakup perbuatan dan prilaku kita dalam berhubungan sesama manusia. yang Rasulullah menyebutkan, ''Senyum anda kepada saudara anda adalah shadakah, dan perintah kepada yang ma'ruf serta larangan dari yang mungkar itu shadakah, petunjukmu pada seorang asing yang tersesat itu sedekah, engkau menuntun orang sulit melihat itu shadakah, menyingkirkan batu dan duri dari jalan itu adalah sadakah, dan engkau membantu mengambilkan air untuk saudaramu itu adalah sedekah.'' Hadits riwayat Turmudzi. Ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim, selain ditunjang oleh kebaikan bathinnya juga harus diimplementasikan dalam kebaikannya dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya.

Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa

Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa
Pada dasarnya para ‘ulama sepakat bahwa hukum menggambar makhluk bernyawa adalah haram. Banyak riwayat yang menuturkan tentang larangan menggambar makhluk bernyawa, baik binatang maupun manusia. Sedangkan hukum menggambar makhluk yang tidak bernyawa, misalnya tetumbuhan dan pepohonan adalah mubah.
Berikut ini akan kami ketengahkan riwayat-riwayat yang melarang kaum muslim menggambar makhluk bernyawa.

Dari Ibnu, dia berkata:
“Rasulullah Saw bersabda, ‘Barangsiapa menggambar suatu gambar dari sesuatu yang bernyawa di dunia, maka dia akan diminta untuk meniupkan ruh kepada gambarnya itu kelak di hari akhir, sedangkan dia tidak kuasa untuk meniupklannya.'' [HR. Bukhari].
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya diantara manusia yang paling besar siksanya pada hari kiamat adalah orang-orang yang menggambar gambar-gambar yang bernyawa.” (lihat Sayyid Sabiq, Fiqh Sunnah, bab Tashwiir).

Diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa seorang laki-laki dateng kepada Ibnu ‘Abbas, lalu katanya, “Sesungguhnya aku menggambar gambar-gambar ini dan aku menyukainya.” Ibnu ‘Abbas segera berkata kepada orang itu, “Mendekatlah kepadaku”. Lalu, orang itu segera mendekat kepadanya. Selanjutnya, Ibnu ‘Abbas mengulang-ulang perkataannya itu, dan orang itu mendekat kepadanya. Setelah dekat, Ibnu ‘Abbas meletakkan tangannya di atas kepala orang tersebut dan berkata, “Aku beritahukan kepadamu apa yang pernah aku dengar. Aku pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, ‘Setiap orang yang menggambar akan dimasukkan ke neraka, dan dijadikan baginya untuk setiap gambarnya itu nyawa, lalu gambar itu akan menyiksanya di dalam neraka Jahannam.” Ibnu ‘Abbas berkata lagi, “Bila engkau tetap hendak menggambar, maka gambarlah pohon dan apa yang tidak bernyawa.” [HR. Muslim].
Dari ‘Ali ra, ia berkata, “Rasulullah Saw sedang melawat jenazah, lalu beliau berkata, ‘Siapakah diantara kamu yang mau pergi ke Madinah, maka janganlah ia membiarkan satu berhala pun kecuali dia menghancurkannya, tidak satupun kuburan kecuali dia ratakan dengan tanah, dan tidak satupun gambar kecuali dia melumurinya?’ Seorang laki-laki berkata, ‘Saya, wahai Rasulullah.’ ‘Ali berkata, “Penduduk Madinah merasa takut dan orang itu berangkat, kemudian kembali lagi. Lelaki itu berkata, ‘Wahai Rasulullah, tidak aku biarkan satu berhala pun kecuali aku hancurkan, tidak satupun kuburan kecuali aku ratakan, dan tidak satu pun gambar kecuali aku lumuri’.
Rasulullah bersabda, ‘'Barangsiapa kembali lagi membuat sesuatu dari yang demikian ini, maka berarti dia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW.’' [HR. Ahmad dengan isnad hasan].

Amalam Sebelum Tidur

"AMALAN SEBELUM TIDUR"

Sabda rasulullah SAW kepada Aisyah R.A.:
" Janganlah engkau tidur wahai Aisyah sebelum mengerjakan 4 perkara :

1. Mengkatamkan Al-Qur'an.
2. Menjadikan para nabi pemberi syafaat bagimu.
3. Menjadikan kaum muslimin ridha kepadamu.
4. Melakukan haji dan umrah."

Kemudian Aisyah berkata :
"Bagaimana aku dapat melakukan 4 perkara itu?"

Seraya Nabi Muhammad SAW tersenyum dan berkata :
"Apa bila engkau membaca surah Al-ikhlash ( 3 x ), maka seakan-akan engkau mengkhatamkan Al-Qur'an, dan bila engkau bershalawat untukku dan untuk nabi-nabi sebelumku, maka engkau menjadikan kami pemberi syafaat bagimu, dan bila engkau beristighfar untuk kaum muslimin, maka engkau telah menjadikan mereka ridha kepadamu, dan bila engkau membaca tasbih, maka seakan-akan engkau melakukan haji dan umrah."

INILAH AMALAN TERSEBUT :

1. SURAT AL-Ikhlas. 3 x.
2. ALLAHUMMA SHOLI ALA MUHAMMADIN WA ALA JAMII IL ANBIYAI WAL MURSALIN. 3 x.
3. ALLAHUMMAGFIRLI WALIWALIDAYA WALIJAMII'IL MUSLIMIIN WAL MUSLIMAT WAL MU'MINIIN WAL MU'MINAT. 1 x.
4. SUBHANALLAHI WAL HAMDULILLAHI WALAILAHAILLALLAHU WALLAHU AKBAR WALAHAWLA WALA QUWATA ILABILLAHIL ALIIL ADZIM. 7 x.

Dakwah itu Wajib!

Dakwah itu Wajib!
Oleh: Zaidan Ats-tsalis
“Wahai paman, demi Allah, apabila mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku agar aku menghentikan dakwahku, aku tidak akan menghentikannya sampai Allah memberikan kemenangan atau aku mati karenanya”(Al Hadits)

Setangguh karang, seganas ombak. Itulah didikan guru besar manusia, teladan kita, Rasulullah Muhammad SAW. Dengan keyakinan yang mantap rasulullah [...]

Friday, February 26, 2010

Dibalik tulisan COCA-COLA


Gambar di atas adalah salah satu produk yang di produksi oleh negara Israel! Bisa dilihat sendiri tulisan arab dibawahnya (dari kanan ke kiri = La muhammad- La meka, yang artinya tiada muhammad dan tiada mekah)

Ada bbrp hal yg ckup membuktikan bahwa produk di atas sangat tidak pantas untuk dikonsumsi... selain dari hal-hal yg menyangkut masalah kemanusiaan (pembantaian rakyat palestina oleh negara ISRAEL)

Dari sisi kesehatan pun, minuman c**a-c**a sangat lah tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dkarenakan oleh bbrp hal :
1. d kanada, pepsi sm koka kola dpake bwt bersihin wc (karena coca-cola sangat ampuh untuk mmbrsihkan karat di Wc dan mobil)

2. coba agan2 masukan mentos ke dalam botol yg berisi coca-cola, maka tidak lama kemudian botol tsb akan meletus (coba agan bayangkan jika itu terjadi di lambung kita)

3.Untuk membersihkan karburator mobil :
Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator.
Panaskan mesin 15-30 menit.
Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator.
Anda akan melihat karat yang rontok bersama air tersebut.

4. Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper chrome mobil :
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola .

5. Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.

6. Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat .

7. Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernoda lemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal. Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak Coca-Cola juga membersihkan kabut pada kaca depan mobil.

8. Kita minum Coca-Cola/Pepsi!Tentu saja juga untuk membersihkan sistem kita. Lagipula kita semua membayar untuk itu.

9. Untuk Perhatian Kita PH rata-rata dari soft drink, Coca-Cola & Pepsi adalah 3.4.
Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkan gigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th. Setelah itu tulang akan larut setiap tahun melalui urine tergantung dari tingkat keasaman makanan yang masuk. Semua Calcium yang larut berkumpul di dalam arteri, urat nadi, kulit, urat daging dan organ, yang mempengaruhi fungsi ginjal dalam membantu pembentukan batu ginjal. Soft drinks tidak punya nilai gizi (dalam hal vitamin dan mineral).

10.Mereka punya kandungan gula lebih tinggi, lebih asam, dan banyak zat aditif seperti pengawet dan
pewarna.Sementara orang suka meminum soft drink dingin setelah makan, coba tebak apa akibatnya?
Akibatnya? Tubuh kita mempunyai suhu optimum 370 supaya enzim pencernaan berfungsi. Suhu dari soft drink dingin jauh di bawah 37, terkadang mendekati 0. Hal ini mengurangi keefektivan dari enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan kita, mencerna lebih sedikit makanan. Bahkan makanan tersebut difermentasi. Makanan yang difermentasi menghasilkan bau, gas, sisa busuk dan
racun, yang diserap oleh usus, di edarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Penyebaran racun ini mengakibatkan pembentukan macam-macam penyakit.

11. Beberapa Contoh 2 bulan lalu, ada sebuah kompetisi di Universitas Delhi. Siapa dapat minum Coca-Cola paling banyak? Pemenangnya meminum 8 botol dan mati seketika karena kelebihan Karbondioksida dalam darah dan kekurangan oksigen.
Setelah itu, Rektor melarang semua soft drink di semua kantin universitas.

12. Seseorang menaruh gigi patah di dalam botol pepsi, dan dalam 10 hari gigi tersebut melarut! Gigi dan tulang adalah satu-satunya organ manusia tetap utuh selama tahunan setelah manusia mati. Bayangkan Apa yang minuman tersebut pasti lakukan pada usus dan lapisan perut kita yang halus!


Wednesday, February 24, 2010

Dakwah Dusta . . . . .


Seakan – akan beriman. Sholat nya seolah – olah khusyuk. Ia cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.

Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudhu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.

Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.

Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang ikhwan yang merayu akhwat dalam aktifitas da'wahnya? berlindung di balik ”sms tausiyah”? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini?

Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ?

Kita harus banyak belajar. Belajar tentang bagaimana seharusnya beriman. Sholat yang disertai cucuran airmata, tidak serta merta mendefinisikan seseorang tersebut soleh dan alim. Mungkin ada seseorang yang menelungkupkan kening nya setiap hari begitu lama, sampai meninggalkan bekas hitam. Mungkin ada yang sholat dengan bacaan – bacaan yang panjang, sampai makmum yang dibelakang hampir – hampir tidak kuat berdiri. Mungkin banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk berzikir. Mungkin dan mungkin lagi yang lainnya.

Jasad mereka merasa sedang berjalan menuju Tuhan, tetapi hatinya tidak. Padahal yang terjadi adalah mereka sedang memuja dirinya. Mereka nampak beriman, orang lain pun bisa memandang mereka beriman, seperti sang aktivis muslim yang pandai bertutur dengan kata – kata bijak nan memukau, dengan segudang aktivitas amal tiada habis – habisnya, begitu nampak,tetapi ketulusan niat nya tidak untuk Allah,
Karena cerita akhirat hanya sebatas dongeng pengantar tidur.hanya itu. Dan mereka hanya seakan – akan beriman.